Menderita migrain atau dikenal sakit kepala sebelah memang tidak menyenangkan. Rasa berdenyut di kepala yang seringkali disertai mual diperut sangat menganggu konsentrasi belajar, bekerja bahkan jika keadaannya berat dapat mengganggu istirahat.
Meski diderita oleh laki-laki maupun perempuan,kecendrungannya perempuan lebih sering migrain, dengan prevalensi sekitar 15persen. hal itu berhubungan dengan dominannya faktor psikis yang dimiliki perempuan daripada pria.selain psikis faktor keturunan dan masalah pada pembuluh darah juga berperan.
Setiap kali sakit kepala sebelah, selalu dikira migrain.begitulah seringnya orang menandai setiap terjadi nyeri kepala. padahal tidak semua nyeri kepala sebelah adalah migrain, tapi bisa nyeri kepala jenis lain. migrain menurut Dr. Fitri Octaviana,SpS Departemen Neurologi FKUI/RSCM adalah salah satu tipe nyeri kepala primer yang ditandai dengan nyeri kepala berdenyut (pulsatil) yang biasanya bersifat unilateral (mangenai satu sisi) Tidak hanya itu,migrane biasanya ditandai dengan nyeri yang kian memberat seiring dengan aktifitas.Meskipun migrain kerap muncul dan mengganggu ,sebenarnya migrain tidak berbahaya.Migrain bukan di sebabkan karena adanya kelainan struktural di otak (misalnya tumor),melainkan karena adanya kelainan biomolekular,seperti: gangguan neutarnmiter dan kalsium sususan saraf otak.Namun demikian.untuk memastikan nyeri kepala adalah benar akibat migrain dan bukan disebabkan karena kelainan struktural otak,sebaiknya diperiksakan ke dokter ahli.
Bukan Tumor
Hampir semua orang mengaku sangat terganggu dengan serangan migrain. apalagi, jika terlalu sering merasakannya, tak jarang membuat penderita cemas kalau-kalau ada ‘sesuatu’ di dalam kepalanya. tak perlu kuatir, kata Dr.Fitri lagi.
Dr. Fitri mengelompokkan dua jenis nyeri kepala, yaitu nyeri kepala primer dan sekunder. migrain adalah jenis nyeri kepala primer yang disebabkan oleh kelainan yang bersipat biomolekuler, seperti; gangguan transmitter otak atau gangguan kalsium. sementara,nyeri kepala sekunder adalah nyeri kepala akibat adanya kelainan setruktular di otak yang lainnya yang berbahaya,”terangnya.
Untuk meyakinkan bahwa nyeri kepala adalah benar karena migrain, sebaiknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter ahlinya.Apalagi,jika nyeri kepala tersebut tidak tertahankan dan disertai muntah dan menyemprot.
“Jadi sebaiknya kalau nyeri kepala hebat di sertai muntah dan menyemprot atau nyeri kepala yg duluanya bisa diobati dengan obat analgetik biasa tapi lama kelamaan butuh dosis lebih tinggi,sebaiknya di perikskan ke dokter saja,”terangnya.






