penyakit bipolar dan diabetes

SEPULUH tahun belakangan ini mulai terdapat bukti bukti dari penelitian yang mengatakan  bahwa pasien dengan gangguan bipolar mempunyai risiko yang tinggi untuk meninggal di usia muda akibat kondisi medis umum selain daripada kondisi yang berkaitan dengan kecelakaan ataupun bunuh diri.

Menurut psikiater dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Dr Andri, SpKJ, beberapa penyebab meningkatnya kematian usia muda pada penderita gangguan bipolar adalah diet yang tidak sehat, kegemukan, makan yang berlebihan, gaya hidup yang berubah ubah, merokok, tinggal sendirian atau tidak menikah serta tidak memiliki tempat tinggal, akses yang kurang ke pelayanan kesehatan, perlakuan yang salah dari para pekerja kesehatan, tidak terdiagnosisnya gangguan medis oleh para penyedia pelayanan kesehatan jiwa termasuk psikiater dan penyalahgunaan zat.

Dr Andri mengatakan ada beberapa penyakit yang berhubungan dengan penyebab kematian usia muda pasien dengan gangguan bipolar antara lain; gangguan karrdiovaskular pernapasan, cerebrovaskular dan gangguan endokrin. Dari semua penyebab itu penyakit kardiovakular nampaknya berhubungan dengan peningkatan risiko kematian sebesar 35% sampai dua setengah kali lipatnya.

Gangguan Medis Terkait Pasien Bipolar

penyakit penyerta pada pasien bipolar beerhubungan dengan peningkatan gejala depresif pasien bipolar dan meningkatkan risiko keparahan dari gangguan bipolarnya sendiri.Selain itu seperti yang telah disebutkan diatas, kondisi gangguan medis pada pasien gangguan bipolar juga akan memperbesar risiko mengalami kematian di usia muda.

Berikut beberapa gangguan medis yang paling sering ditemukan pada pasien dengan gangguan bipolar.

Penyakit kardiovaskuler

Hubungan yang erat antara penyakit kardiovaskuler dan gangguan depresi sudah diketahui dan belakangan ini tejadi peningatan kesadaran di kalangan medis bahwa penyakit kadiovaskuler juga sering di alami pada pasien skizofrenia dan gangguan bipolar.Pasien dengan gangguan bipolar lebih sering didiagnosis penyakit yang terkait dengan sistem kadivakuler seperti hipertensi, diabetes, dislipidemia dan penyakit jantung koroner dibandingkan dengan pasien skizofrenia ataupun gangguan skizoafektif.pengobatan gangguan bipolar yang tidak adekuat atau terabaikan akan meningkatkan risiko gangguan kadiovaskuler. empat puluh empat persen (44%) penigkatan risiko penyakit jantung koroner dapat dikaitkan dengan episode depresi yang sering terjadi pada pasien bipolar.

Diabetes

Sepuluh tahun belakangan ini beberapa penelitian melaporkan bahwa diabetes lebih sering terjadi pada pasien-pasien  dengan gangguan bipolar daripada populasi umum. secara umum prepalensi diabetes pada pasien bipolar dari beberapa penelitian berkisar antara 10% sampai dengan 26%.

Faktor resiko terjadinya diabetes pada pasien dengan gangguan bipolar adalah lamanya gangguan terjadi, episode depresif, komorbiditas dengan penyalahgunaan zat, penggunaan obat psikotropik, gaya hidup dan aktifitas sehari-hari. beberapa antipsikotik yang digunakan pada pasien dengan gangguan bipolar juga berkontribusi. meski demikian beberapa faktor yang berhubungan kuat dengan penyakit diabetes seperti usia yang lebih tua, riwayat diabetes dalam keluarga,kegemukan, merokok dan diet yang tidak sehat ditemukan sama di populasi pasien bipolar maupun populasi umum.

This entry was posted in Artikel kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>