Cara tepat mencegah dan menangani obesitas pada anak

Penanganan obesitas pada anak berbeda dengan orang dewasa. Perlu keterlibatan orang tua dan anggota keluarga,untuk mengubah pola hidup anak.

Cara terbaik menurunkan prevalensi obesitas,adalah dengan cara pencegahan. Orangtua harus memahami bahwa memberikan makanan dengan botol atau ASI pada bayi bisa berlebihan,walau kelebihan asupan makanan lebih sering ditemukan pada bayi yang diberikan makanan dengan botol.Orangtua harus menghargai selera makan anak,dan harus mengerti bahwa bayi tidak harus menghabiskan isi botol.

Secara teori,cara mengatasi obesitas pada anak adalah dengan mengendalikan berat badan dan penurunan indeks massa tubuh dengan aman dan efektif. Juga,harus mencegah komplikasi jangka panjang yang bisa terjadi pada mereka.Namun,penanganan tidak akan  berhasil tanpa keterlibatan seluruh anggota keluarga. Dan pengobatan yang sukses,sering membutuhkan perubahan pola makan pada keluarga.

Berbeda dengan orang dewasa

Prinsip dari tatalaksana obesitas pada anak berbeda dengan dewasa,karena harus mempertimbangkan faktor tumbuh kembang. Pada anak,jumlah asupan makanan tidak dikurangi. Tapi,komposisisi makanan diatur agar tercipta menu yang sehat.
kemudian,meningkatkan aktifitas pisik,dengan membatasi aktivitas pasif seperti menonton televisi,bermain komputer atau playstation. Diet ketat tidak baik bagi anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan. Anak-anak dan remaja masih membutuhkan nutrisi yang baik bagi perkembangan tubuh mereka.

Hal itu terutama terjadi pada remaja putri,yang menginginkan tubuh indah(langsing). Mereka bisa mati-matian mengurangi makan,sehingga banyak yang justru mengalami kekurangan gizi,seperti zat besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh mereka.

Menangani masalah obesitas,tidak akan berhasil tanpa ketelibatan seluruh anggota keluarga. Penanganan pada anak harus melibatkan orang-orang yang sehari-hari disekitar anak tersebut,seperti orang-orang di lingkungan sekolah,keluarga dan teman bermain.Karena,umumnya anak akan mengikuti kebiasaan keluarganya dan lingkungannya. Jika sang ayah atau ibunya senang ngemil,anaknya otomatis akan gemar ngemil.

AKTIFITAS FISIK

Menurut Dr.Samuel,Olahraga penting untuk menjaga berat badan dan untuk mendistribusikan kembali lemak dalam tubuh menjadi otot. Ini adalah bagian penting program penurunan berat badan. Rekomendasi latihan awal,harus dimulai dari yang sederhana. Latihan dapat ditingkatkan secara perlahan,untuk menghindari kemungkinan adanya kehilangan semangat.”Aktifitas fisik perhari
cukup dilakukan selama 20-30 menit” tambahnya.Apapun jenis latihannya,anak sebaiknya dapat melakukannya selama hari-hari sekolah.

Tidak ada cara yang cepat dan mudah,untuk membantu anak menurunkan berat badan.Diperlukan waktu yang panjang,untuk mengubah cara hidup dan kebiasaan makan yang mungkin tidak sesuai dengan kebiasaan keluarga. Tapi,jangan khawatir karena tidak pernah ada kata terlambat untuk sebuah perubahan yang
bermanfaat.(DK)

This entry was posted in Artikel kesehatan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>